#tribuntimur #tribunviral #gaza #palestina

TRIBUN-TIMUR.COM – Israel menarik pasukan elite Brigade Golani dari Gaza setelah bertempur selama 60 hari.

Imbas penarikan tersebut, IDF diklaim telah kehilangan 40 persen kekuatannya.

Pasukan yang disebut sebagai Brigade Nomor Satu Angkatan Darat Israel itupun telah kehilangan 82 prajuritnya saat melawan Hamas.

Dikutip dari Serambinews, Brigade Golani disebut mengalami kerugian besar.

Penarikan pasukan itu dilakukan setelah pukulan keras Hamas yang membunuh dan melukai puluhan pasukan tentara Zionis.

Di mana keduanya sempat terlibat perang sengit di wilayah Shujaiya di utara Gaza.

Sementara itu, dalam data yang dilansir dari Kementerian Luar Negeri Israel didapati sebanyak 82 anggota Golani tewas sejak serangan darat 27 Oktober lalu.

Dari jumlah itu, terdapat nama-nama perwira menengah hingga perwira tinggi yang tewas sejak serangan darat ke Gaza.

Di sisi lain, pakar militer Al Duwairi menyebut dengan mundurnya Brigade Golani dari pertempuran, maka tentara Israel kehilangan 40 persen kemampuan tempurnya dan peralatan tempurnya.

Ia juga menegaskan bahwa penarikan Brigade Golani membuktikan kebenaran apa yang diumumkan oleh Al Qassam.

Di mana sayap militer Hamas sempat menyebut soal penghancuran sejumlah besar kendaraan tentara Israel.

Kabar ini juga dikonfirmasi oleh ars News Agency International Group, Channel 13 Zionis.

Mereka mengumumkan bahwa tentara rezim ini telah menarik brigade Golani dari Gaza karena telah banyak memakan korban jiwa selama konflik dengan pasukan perlawanan Palestina.

Padahal “Brigade Nomor Satu Angkatan Darat Israel” ini mencakup tentara yang menurut Zionis mendapat pelatihan paling banyak dan paling sulit.

Sumber: Tribunnews
VP: Asrul

(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/

Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Saluran WhatsApp: https://t.ly/DS4iK
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *